KUNINGAN (MARKA) - UPPKS merupakan kelompok kegiatan ekonomi mikro yang berskala industri rumah tangga. hal ini relevan dengan fenomen...
KUNINGAN
(MARKA) - UPPKS
merupakan kelompok kegiatan ekonomi mikro yang berskala industri rumah tangga.
hal ini relevan dengan fenomena suksesnya program keluarga berencana yang tidak
terlepas dari adanya “beyond family planning approach”. Demikian diungkapkan Kepala DPPKB Kabupaten Kuningan
Dra. Hj. Poppy N Puspitasari melalui Kabid Ketahanan Dan Kesejahteraan Keluarga
Drs. Alfalah Shiddieqi A, pada Kamis (22/08/2019)
Ini
artinya,
pencapaian program KB tidak hanya melalui pemberian pelayanan KB semata,
melainkan juga melalui kegiatan peningkatan ekonomi keluarga yang sejak tahun
1995 dibentuk menjadi UPPKS yaitu Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera.
Untuk itu, DPPKB terus
berupaya membantu meningkatkan potensi pemberdayaan individu dan masyarakat,
karena pada fase ini dapat menciptakan peluang baru bagi ekonomi sosial maupun
pengembangan pribadi. Pada tahap ini juga
diharapkan dapat memperbaiki kualitas hidup manusia, karena dengan adanya UPPKS
dapat menaikkan rata-rata pendapatan per kapita dan memperpanjang usia manusia
(meningkatnya usia harapan hidup / red) dengan terus mengikuti
perkembangan teknologi yang ada.
“Sehubungan dengan hal
tersebut, maka kami sebagai ujung tombak peningkatan ekonomi keluarga sejahtera
di tingkat Kabupaten, terus berupaya
melakukan inovasi-inovasi untuk meningkatkan pengembangan kelompok UPPKS secara
umum maupun kualitas hidup manusia sebagai individu pada khususnya.” Katanya.
Salah satu upaya yang kami
lakukan diantaranya dengan mengadakan kegiatan Pelatihan Pengemasan Dan Pengolahan Makanan seperti yang kita
laksanakan pada hari ini. Kami berharap dengan
diadakannya kegiatan ini, para kader UPPKS dapat menyerap ilmu yang didapat di
sini untuk diterapkan dalam kelompok masing-masing. Selain itu, kami juga berharap setiap kader dapat menggali
potensi yang ada di wilayah masing-masing.
Namun tentu saja dengan terus
mengikuti informasi yang sedang berkembang sekarang ini.
Pelaksanaan acara yang
cuma beberapa jam ini memang terlalu singkat bagi para ibu untuk menyerap ilmu.
Untuk itu dianjurkan alangkah baiknya jika
ibu-ibu juga bisa belajar sendiri di rumah masing-masing.
Di era digital seperti
sekarang ini ibu-ibu bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menunjang
usaha. Misalnya dengan searching atau browsing sendiri di internet untuk mencari ispirasi, ide-ide
kreatif atau inovasi-inovasi baru dalam rangka meningkatan kualitas produk
usaha yang saat ini sedang digeluti oleh ibu-ibu. Juga bisa memanfaatkan
media sosial untuk mempromosikan produknya, bahkan bisa juga sekaligus
berbisnis online untuk mengembangkan sekaligus memperluas jaringan usahanya. (DS)
