D PP KBP3A Kabupaten Kuningan telah melaksanakan Bimbingan Teknis Kader Kelompok UPPKS Keluarga Pra – KS, yang dibagi beberapa gelomb...
DPPKBP3A Kabupaten Kuningan
telah melaksanakan Bimbingan Teknis Kader Kelompok
UPPKS Keluarga Pra – KS, yang dibagi beberapa gelombang dimana satu gelombang
terdiri dari 15 peserta, mulai Selasa, Rabu (16, 17 / 06/2020). Hal ini
dimaksudkan untuk menjaga jarak satu sama lain di masa pandemi Corona (Covid –
19).
Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kuningan
Trisman
Supriatna, S.Pd.,M.Pd mengatakan
di tengah
pandemi sekarang ini, kelompok uppks membutuhkan strategi pemasaran secara
digital marketing, agar penjualan tetap dapat berjalan dan mendapatkan
penghasilan, oleh karena itu diperlukan suatu strategi digital marketing, baik
itu melalui instagram, face book, serta untuk pengembangan pemasaran yang luas
secara online bahkan bkkbn provinsi jawa barat mempunyai wadah perkumpulan
usaha kelompok uppks melalui media instagram “ # rumpaka balantik”, ” # uppks
jabar”,“ # jabar juara”,.
Penggunaan teknologi
digital ini diperlukanuntuk menciptakan komunikasi terpadu, terarah, dan
terukur yang membantu memperoleh dan mempertahankan pelanggan sambil membangun
hubungan yang lebih mendalam dengan mereka.
Sebagai
tindaklanjut dari kegiatan zoom meeting mengenai workshop digital marketing bagi
pengelola kelompok uppks yang dilaksanakan pada tanggal 2 juni 2020,pada hari ini kami kembali mengadakan bimbingan teknis kader
uppks bagi keluarga pra-ks yang bertujuan untuk menambah keterampilan dan
wawasan kader dalam memahami strategi pemasaran secara digital marketing
sehingga menghasilkan peningkatan produk dari kelompok uppks yang berkualitas
dan dapat berdaya saing secara global.
Pemasaran melalui digital
marketing mempunyai banyak keunggulan diantaranya : dapat menjangkau pemasaran
yang sangat kuat, terjangkau dan efektif untuk mendapatkan umpan balik langsung
dengan proses interaksi dan monitoring yang lebih mudah, dengan media digital
online tersebut, memungkinkan organisasi bisnis dapat melihat real time bagaimana kampanye pemasaran bekerja, seperti
apa yang sedang dilihat, seberapa sering, berapa lama, serta tindakan lain
seperti tingkat respon dan pembelian yang dilakukan, serta digital marketing
online dapat didistribusikan pada tingkat yang lebih cepat dan jangkuan yang lebih
luas dari komunikasi pemasaran tradisional.
“Namun bukan berarti
menggunakan digital marketing online tidak ada kelemahannya, diantaranya, harga sudah ditentukan dan tidak dapat melakukan tawar
menawar antara pembeli dan penjual, tidak ada bukti laporan
penjualan dari penyedia layanan, pengiriman barang
memerlukan waktu yang lebih lama, produk yang dibeli
terkadang tidak sesuaii dengan harapan,”
katanya.
Dengan
adanya
kegiatan bimbingan teknis ini, diharapkan mampu membedakan digital marketing
tradisional dan modern online. bermanfaaat untuk perkembangan uppks di masa
yang akan datang. setelah adanya kegiatan bimbingan ini saya berharap adaperubahan yang signifikan bagi kader uppks yang
diindikasikan dengan peningkatan keterampilan dan wawasan khususnya dalam
mempromosikan produk uppks yang mana dapat meningkatkan pendapatan keluarga
yang kemudian akan memperbaiki kesejahteraan. (Dink S Arizona)
