KUNINGAN (MARKA) - Desa Dukuh Lor Kecamatan/Kabupaten Kuningan yang berpenduduk 2.775 orang telah melaksanakan program-program pemba...
KUNINGAN (MARKA) - Desa Dukuh Lor Kecamatan/Kabupaten Kuningan yang berpenduduk 2.775 orang telah melaksanakan program-program pembangunan pada tahun 2020. Sebagai desa yang didaulat menjadi desa ramah anak dan ibu telah memfasilitasi anak-anak dengan Taman Ramah Anak. Hal tersebut tersebut terungkap dalam wawancara kami dengan Kepala Desa Dukuh Lor Rakib S.Ag, pada Selasa (09/02/2021) di kantor desa setempat.
Rakib mengatakan, program lainnya yang telah dilaksanakan yakni pembuatan lapang volly di dua tempat, yakni Dusun Pahing dan Puhun guna memfasilitasi kreatifitas para pemuda. Untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, pihaknya telah membangun Jalan Usaha Tani sepanjang kurang lebih 1.000 meter.
Seauai dengan instruksi Bupati, Desa Dukuh Lor telah membangun satu buah tempat pembuangan sampah akhir sekaligus untuk pengolahan sampahnya, karena selama ini masyarakat mengaku kesulitan membuang limbah rumah tangga.
Kemudian dibidang pertanian, pihak desa bekerjasama dengan kelompok pemuda Nanjung Hurip Kahirupan (NUK) sedang melaksanakan penanaman seribu pohon markisa dan kelor, karena para pemuda sekarang ini tengah giat-giatnya melaksanakan pambuatan teh kelor.
Untuk program-program yang akan dilasanakan di Desa Dukuh Lor, akan melanjutkan program tahun sebelumnya, seperti melanjutkan program pembuatan tempat pembuangan sampah akhir dan akan dilengkapi dengan tungku pembakaran sampah yang ramah lingkungan, pelaksanaan kegiatanya akan bekerjasama dengan seluruh lembaga desa Dukuh Lor.
Mengenai produk unggulan yang sudah melegenda yaitu anyaman berupa Cetok dan Sangkar Burung, produk ini sudah ada sejak lama dan menjadi mata pencaharian sebagian masyarakat, pemasarannya ke luar daerah yang bekerjasama dengan PT. Bindora dari Cirebon. Karena basic masyarakat Desa Dukuh Lor adalah anyaman maka kedepan tidak saja anyaman bambu, tapi juga akan diajarkan bagaimana membuat anyaman dari rotan.
“Ini sudah empat tahun berjalan dan Alhamdulillah sudah dapat meningkatkan taraf hidup para pengrajin anyaman,” katanya.
Mengenai prestasi yang selalu dicapai Desa Dukuh Lor adalah dalam hal pelunasan PBB, setiap tahun pihak desa selalu paling awal dapat melunasinya di tingkat Kecamatan Sindangagung. Pada periode tahun 2016 Desa Dukuh Lor mendapat Juara I Lomba P2WKSS tingkat Jawa Barat dalam kategori Desa Pengembangan Kreatifitas dan Remaja.
Dalam rangka mewujudkan harapan pemerintah pusat dan daerah dalam hal pendidikan, Desa Dukuh Lor saat ini tengah giat-giatnya melaksanakan Wajib Belajar 12 Tahun dan telah mendirikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat melalui paket B dan C.
Terkait masa pandemi Covid – 19 yang sangat berpengaruh besar terhadap semua sendi kehidupan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar betul-betul mematuhi protokol kesehatan, yaitu 3 M (Mencuci Tangan Pakai Sabun, Memakai Masker dan Menjaga Jarak). (Dink S Arizona)
