Koto taluk, Kuantan Tengah, koranmarka.com - Pembuatan kompos dari kotoran hewan (kohe) dan daun kering. Dengan adanya pelatih...
Koto taluk, Kuantan Tengah, koranmarka.com -
Pembuatan kompos dari kotoran hewan (kohe) dan daun kering. Dengan adanya pelatihan pembuatan kompos untuk mahasiswa Kukerta desa sawah bekerja sama dengan dinas lingkungan hidup.
Kotoran hewan (kohe) dan dauh kering yang sebelumnya menjadi sampah dan limbah yang tidak di gunakan oleh masyarakat kotoran hewan yang berserakan di pinggir jalan dan daun kering yang selalu di bakar dengan masyarakat sekarang dengan adanya pelatihan pembuatan kompos daun kering dan kotoran hewan (kohe) menjadi barang bernilai dan bermanfaat bagi petani sebagai pupuk kompos dengan harga terjangkau.
Pelatihan pembuatan kompos ini yang bertemakan “Memanfaatkan daun kering dan kotoran hewan menjadi barang bernilai." sukses dilaksanakan pada Kamis, 10 Agustus 2023 dilakukan di TPS3R koto taluk. Pelatihan ini bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa Kukerta desa sawah untuk bisa di kembangkan kembali di desa di mana tempat tinggal masing-masing dan membuka pemikiran mahasiswa untuk memanfaatkan daun kering dan kotoran hewan (kohe) menjadikan barang nilai jual tinggi dan bisa menjadikan usaha mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan.
Dimulai dengan penyampaian materi, pembuatan kompos oleh Bapak Roby bodil selaku pemateri yang di amanatkan oleh dinas lingkungan hidup untuk pemberian materi. Dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan kompos dari pihak dinas lingkungan hidup ke mahasiswa Kukerta desa sawah Universitas Riau 2023.
Pelatihan tersebut dihadiri juga oleh mahasiswa KUKERTA Sebrang taluk Universitas Riau, Sedangkan pelatihan ini ditaja oleh anggota Kukerta UNRI 2023 meliputi M. Arif Rifai (FKIP), M Habil Gibron (FKIP), Delma Lestari (FKIP), Okta Rinda (FKIP), Entiya Ramadhani (FKIP), Prinata Yolanda br. Tampubolon (FISIP), Nurjana gustira (FISIP), Fitri Desiani (FISIP), Shifa Licena Mahroni Putri (FISIP), Yoshi Wulandari Silaban (FPK), ***
Sulmadri. S,P