Kuningan - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kuningan melaksanakan Bimtek kepada Pengelola Perpustakaan Sekolah selama 2 hari, S...
Kuningan - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kuningan melaksanakan Bimtek kepada Pengelola Perpustakaan Sekolah selama 2 hari, Selasa - Rabu (09-10/10/2018) di Wisma Permata Kuningan. Diikuti oleh 25 peserta yang terdiri Kepala dan atau Pengelola Perpustakaan Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Kuningan.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kuningan Drs. Ucu Suryatna, M.Si mengatakan, para pengelola perpustakaan sekolah di Kabupaten Kuningan belum memahami betul sistem-sistem yang sudah baku dalam pengelolaan perpustakaan, sehingga perlu mendapat bimbingan dan pembinaan teknis untuk mendapat bahan kajian.
Budaya baca atau literasi di Kabupaten Kuningan sangat rendah sekali, berdasarkan data Program Of International student Assassement tahun 2012 dari 65 negara termasuk Indonesia, negara kita menduduki ranking ke 60. Ini merupakan keprihatinan bersama selaku insan pendidik maupun aparat pemerintah yang mempunyai kewenangan dalam hal tersebut.
"Mudah-mudahan budaya baca atau literasi di Indonesia, dengan adanya upaya-upaya yang cukup masiv dari pemerintah daerah, propinsi dan pusat akan dapat menaikan budaya baca atau literasi," katanya.
Dari hasil penelitian bahwa ratio 0,001 artinya dari 1.000 orang yang minat membaca hanya 1 orang saja, ini permasalahan-permasalahan yang kita hadapi. Kemudian standard buku berdasarkan data dari UNESCO, pemerintah harus menyediakan 2 buku untuk 1 orang setiap tahunnya, kenyataanya di Indonesia baru mampu 1 buku 15.000 orang oer tahun.
Faktor-faktor rendahnya minat baca di Indonesia adalah orang lebih suka kepada budaya dengar dan bicara, ini pengaruh dari budaya jaman kerajaan dahulu terbawa hingga sekarang. Disinilah pentingnya sinergi antar penggiat budaya baca atau literasi, misalnya para pengelola Perpustakaan Sekolah yang mengikuti bimtek.
“Terkait pengadaan buku-buku bacaan diluar buku paket diharapkan agar pihak sekolah menganggarkan dari dana BOS untuk pengadaan buku-buku tersebut, dengan demikian sedikit demi sedikit budaya minat baca atau literasi bisa meningkat," harapnya. (uu)
