Kuningan - Bimbingan Teknis Pengembangan Usaha Kader UPPKS Se-Kabupaten Kuningan Tahun 2019, Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Ber...
Kuningan - Bimbingan Teknis Pengembangan Usaha Kader UPPKS Se-Kabupaten Kuningan Tahun 2019, Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana berlangsung pada Kamis (02/05/2019) di kantor kelurahan Cijoho Kuningan, dengan diikuti sebanyak 64 peserta kader UPPKS.
Kepala DPPKB Kabupaten Kuningan melalui Sekdis Drs. Dede Rusyono, M.Si mengemukakan, kita saat ini memasuki era perdagangan bebas yang berimlpikasi terhadap pertumbuhan ekonomi secara signifikan, sektor usaha kini menjadi incaran di Indonesia termasuk di Kabupaten Kuningan.
Seiring dengan dibukanya destinasi-destinasi wisata terutama yang baru dan kini menjadi trending topik di Kabupaten, dan dibukanya ruas-ruas jalan baru yang semakin mempermudah akses tranportasi dan perekonomian. Sehingga secara otomatis dapat membuka peluang sebuah usaha bagi para penggiat usaha atau pelaku bisnis dari mulai usaha kecil dan bisnis besar, tak terkecuali bagi usaha yang terangkum dalam Peningkatan Pendpatan Keluarga Sejahtera UPPKS yang berada dibawah bimbingan DPPKB Kabupaten Kuningan.
Pada satu sisi semakin terbukanya peluang usaha bagi kader UPPKS menjadi hal yang positif, dimana setiap kader UPPKS dituntut pandai-pandai melihat peluang yang ada untuk meningkatkan usahanya.
Namun di sisi lain hal ini secara otomatis peluang usaha menjadi semakin kompatitif, akan bermunculan sektor-sektor usaha lain. Sehingga menuntut sebuah kompetisi yang luar biasa yang harus dihadapi karena tidak bisa dihindari.
Untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat ini tentu harus diimbangi dengan sarana dan prasarana yang memadai, juga dengan inovasi-inovasi yang sekiranya bisa mengimbangi perkembangan zaman, dalam arti produk-produk yang dihasilkan harus lebih menarik.
“Saya punya asumsi kalau kader UPPKS masih bertahan dengan usaha konvensional dalam arti tidak melakukan terobosan-teobosan baru, maka bisa dipastikan akan jalan di tempat dan tidak mengalami kemajuan, bahkan bisa tergerus oleh alam,” katanya. (UU/DS)