KUNINGAN (MARKA) - Kegiatan Lomba Gerak dan Nada Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (SEKOPER CINTA) Tingkat Kecamatan Cimahi di...
KUNINGAN (MARKA) - Kegiatan Lomba Gerak dan Nada Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (SEKOPER CINTA) Tingkat Kecamatan Cimahi dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama, pada Rabu (13/09/2019) didampingi . Wakil Ketua TP PKK, Hj. Yuana Ridho Suganda.
Program dari Provinsi Jawa Barat, yakni Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (SEKOPER CINTA) . Dalam hal ini, seluruh Desa Se-Kecamatan Cimahi mendukung adanya program tersebut, untuk kemudian di sosialisasikan kepada seluruh masyarakat. Demikian laporan Camat Cimahi, Agung Gumelar.
Diharapkan kegiatan ini dapat lebih sinergi antara Pemerintah Desa Se-Kecamatan Cimahi dengan unsur Pemerintah Kecamatan, yang didukung penuh oleh Tim Penggerak PKK Desa Se-Kecamatan Cimahi.
Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, menyambut baik dan mengapresiasi kepada Desa Se-Kecamatan Cimahi yang telah berpartisipasi mengikuti Lomba Gerak dan Nada SEKOPER CINTA tingkat Kecamatan.
Saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, tengah melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan di berbagai bidang, termasuk didalamnya adalah pemberdayaan perempuan. Salahsatu program Pemerintah Jawa Barat untuk memberdayakan kaum perempuan adalah program SEKOPER CINTA.
Program ini merupakan wadah bagi perempuan Jawa Barat usia 18 hingga 40 tahun untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman dengan mengikuti program selama tiga bulan di desanya masing-masing yang dilatih oleh fasilitator terlatih. Diharapkan selain bisa meningkatkan kualitas diri kaum perempuan, juga dapat meningkatkan kualitas ketahanan keluarga melalui tangan seorang perempuan.
SEKOPER CINTA akan banyak membutuhkan waktu, tenaga dan biaya, tapi apabila sektor pembangunan di masyarakat sudah mengenali dan memahami konsep program ini , maka lahirlah komitmen untuk melaksanakannya dengan optimal, sebagai salahsatu cara membangun kualitas sumber daya manusia khususnya kaum perempuan.
“Maka dari itu diperlukan langkah solusi yang strategis guna pengenalan program ini sampai ke masyarakat luas, diantaranya diawali dengan mensosialisasikan program tersebut seperti kegiatan kita pada hari ini,” pungkas Ika. (DS)
