Drs. Rukadi, M.Pd dialihtugaskan berdasarkan SK Bupati dari SMA N Subang ke SMA N 1 Garawangi, kondisinya (SMA N 1 Garawangi / red) jumla...
Drs. Rukadi, M.Pd dialihtugaskan berdasarkan SK Bupati dari SMA N Subang ke SMA N 1 Garawangi, kondisinya (SMA N 1 Garawangi / red) jumlah guru PNS ada 36 orang dan tenaga honorer 17 orang, sehingga jumlahnya sebanyak 53 orang.
Adapun jumlah siswa pada tahun pelajaran sekarang sebanyak 928 orang yang terbagi ke dalam 29 rombongan belajar, kelas X ada 10 kelas, kelas XI ada 10 kelas dan kelas XII ada 9 kelas, yang terbagi ke dalam dua jurusan yakni IPA dan IPS.
SMA N 1 Garawangi, memiliki visi Maju Dalam Prestasi Santun Dalam Pekerti, kegiatan 8 standar berjalan dengan baik, dan pada saat ini sesuai dengan kalender pendidikan pihak sekolah sedang mengdakan kegiatan Sekolah Ramah Anak yang jatuh pada hari Kamis tanggal 7 Nopember 2019. Dan hari ini juga merupakan hari kedua dilasanakannya simulasi UNBK yang diikuti oleh siswa kelas XII sampai hari Jum’at.
Prestasi yang telah diraih SMA N 1 Garawangi yang paling membanggakan diataranya telah menjuarai Karate tingkat Nasional dalam kelas kata dan kelas komite, cabang olah raga Sepak Bola selama tiga tahun barturut-turut masuk finalis untuk tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh STKIP Muhammadiyah serta Dinas Pendididkan dan kebudayaan.
Selain itu SMA N 1 Garawangi selalu eksis apabila ada kegiatan di pemeritah kabupaten maupun kecamatan, ekskul Marcing Band selalu diikutsertakan dalam pawai alegoris, contohnya pada Hari Jadi Kuningan. Ekskul Paskibraka selalu aktif dalam kegiatan Hari Besar Nasional teutama dalam acara 17 Agustus di tingkat kecamatan.
“Itu bukti bahwa kami punya kemitraan dengan instansi pemerintah dan kami juga selalu melaksanakan bhati sosial, berupa donor darah setiap enam bulan sekali bekerjasama dengan PMI,” katanya.
Dibidang keagamaan dilaksanakan Yasinan setiap hari Jum’at, kemudian Mabit yang dilaksanakan setiap malam Sabtu seperti layaknya di pondok pesantren.
“Ini jarang sekali dilakukan di sekolah lain, kecuali di sekolah yang menyelenggarakan Boarding Class, kemudian membagikan daging kurban setiap Idul Adha,” sambungnya.
Kemudian setiap Jum’at mengadakan infaq dari para donatur yang dikelola oleh OSIS, hasilnya sebagian digunakan untuk jamuan setiap habis shalat Jum’at, menunya disesuaikan budgete yang ada. (DS)
