Ditengah-tengah pandemi corona yang tengah mewabah di negeri ini, sebanyak 105 siswa kelas IX tahun pelajaran 2019 - 2020 mengikuti prose...
Ditengah-tengah pandemi corona yang tengah mewabah di negeri ini, sebanyak 105 siswa kelas IX tahun pelajaran 2019 - 2020 mengikuti prosesi pelulusan pada Selasa, Rabu, Kamis, Jumat (9 s/d 12 – 06/2020) bertempat di mushola sekolah setempat.
Menurut Kepala SMP Negeri 5 Kuningan Drs. Wowo Wibawa, M.Pd prosesi pelulusan tersebut dibagi dalam empat gelombang, hal ini dimaksudkan agar tidak menimbulkan kerumunan orang terlalu banyak dan bisa jaga jarak satu sama lain terutama para siswa ditengah-tengah vandemi corona.
“Para siswa yang terdiri antara 25 – 26 orang diwajibkan jaga jarak aman satu meter sesuai protokol kesehatan, sehingga aman dari penyebaran atau penularan virus corona,” kata Wowo.
Sementara itu dari 105 siswa kelas IX yang mengikuti prosesi pelulusan setelah mengikuti ujian jarak jauh Online melalui internet dinyatakan lulus semua atau 100%.
“Hal ini bukan secara kebetulan atau tba-tiba, tetapi setelah para siswa mengikuti 11 mata pelajaran ternyata cukup memenuhi persyaratan dengan hasil cukup memuaskan,” tambahnya.
Untuk sekolah berwawasan religi para siswa telah membuktikan diri hafalan Al Quran dengan melafalkan surat-surat pendek, seorang demi seorang mereka membawakan hafalan Al Quran di hadapan para orang tua dan guru-gurunya.
Dengan demikian SMP Negeri 5 Kuningan telah membuktikan sebagai sekolah berwawasan religi, sehingga tidak ada seorangpun siswa-siswi lulusannya yang tidak bisa membaca Al Quran bahkan ada yang hafal sebagian. (Dink S Arizona)
