CISANTANA (MARKA),- Desa Cisantana Kecamatan Cgugur Kabupaten Kuningan berpenduduk cukup banyak yakni 7.487 orang dengan 6 dusun yakni Dus...
CISANTANA
(MARKA),- Desa Cisantana Kecamatan Cgugur Kabupaten Kuningan berpenduduk cukup
banyak yakni 7.487 orang dengan 6 dusun yakni Dusun Cisantana, Ciputri, Malar
aman, Palutungan, Sukamanah dan Dusun Dano. Demikian
dikatakan Ano Suratno Kepala Desa Cisantana saat diwawancrai di ruang kerjanya
pada Jumat (05/11/2021).
Prgram-program yang tengah
dilaksanakan di tahun 2021 ini diantaranya adalah pelayanan publik, system tatakelola
pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, dan beberapa kegiatan pembangunan di
tiap dusun, dimana akses yang selama ini dibangun yaitu untuk nenunjang
perekonomian masyarakat Desa Cisantana.
Adapun pembangunan fisik yang
tengah dilaksamakan diantaranya pembuatan jalan lingkar luar Ciputri dan
pembangunan akses jalan Cigugur-Cileuleuy–Cisantana menuju Dusun Dano akan
nyambung ke BNN dan ke jalur pelebaran jalan yang akan dibangun oleh pemda.
”Kebetulan disana ada budidaya
ikan yang menggunakan tanah kas desa, kedepannya akan dijadikan kawasan
agrowisata yang ada di Desa Cisantana’, katanya.
Kemudian akses jalan lain yang
sedang dibangun saat ini adalah dari Cipari ke Cisantana yang mana ke depan
Cisantana akan mempunyai gerbang tiketing untuk wisata yakni gerbang desa dan
gerbang utama. Untuk kunjungan wisata saat ini dalam satu tahun ada pada
kisaran satu juta lebih.
”Nah itentunya ni menjadi potensi
untuk meingkatkan PADes bagi desa Cisantana dan PAD bagi pemerintah daerah
Kabupaten Kuningan,” ungkapnya.
Wisatawan tidak hanya bisa masuk
di kawasan wisata Cisantana tetapi di situ juga bisa ke wisata ngopi di
ketinggian, kodisi ini tetunya sangat menunjang sekali.
Produc unggulan Desa Cisantana
lebih konsen pada UMKM seperti gemblong, cimici, sabel puruluk dari bawang
daun, pengolahan susu, narkisa dan lain-lain yang kemudian dikemas dan siap
jual. Dan sudah memiliki galeri UKM dengan nama ”GALERI CEKAS” yang berdiri di
tanah kas desa di bawah kantor desa.
Dan beberapa pengembangan lain
wisata desa Cisantana dengan berdiri di tanah kas desa sebagai review kemudian taman Cisantana yang
akan dibranding pada tahun 2022 kemudian saat ini sudah soft opening untuk
ekowisata Cisantana, itu semua berdiri di atas tanah kas desa dan beberapa
pengembangan yang direacanakan bersama pemerintah daerah, bagai mana dapat
meningkatkan pendapatam Desa Cisantana sehingga bisa leluasa pembangunan secara
fleksibel, karena Desa Cisantana tidak dapat mengandalkan sepenhnya dari Dana
Desa sebab wilayah yang luas dan penduduk yang cukup banyak.
”Sehingga butuh segala upaya
untuk membangun Desa Cisantana baik dari sisi ekonomi, social, budaya dan segalanya,”
ungkapnya lagi.
Sebagai desa wisata Desa
Cisantana memiliki pekerjaan rumah yakni mengadakan ivent-ivent bagi wisatawan
domestik maupun asing, kemudian juga galeri wisata dan seni yang saat ini belum
dapat terealisasi, demikian pula dengan sarana-sarana olah raga akan diakomodir
diatas tanah kas desa berikut rest areanya.
Dasa Cisantana termasuk desa
digital dengan telah dibangunnya tower kawasan maupun tower desa, dan berdasarkan
SK Kemendes Desa Cisantana termasuk Desa Cerdas dimana ada 6 program yang akan
dibangun di sana, bagamana dapat mencardaskan komunitas digital. Pihak desa
saat ini sedang konsen pada ruang balai pertemuan atau meetiing room yang
memadai dan representatif sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat.
Banyak penataan-penataan lain
yang perlu dipersiapkan dalam rangka menuju Desa Cisantana yang lebih maju,
karena Desa Cisantana jauh berbeda dengan desa-desa lain dengan segala
potensinya yang perlu dieksplor, sehingga menjadi sebuah nilai yang bermanfaat
dalam mensejaterakan masyarakat Desa Cisantana. (Dink S Arizona)