PADAREK (MARKA),- Tahapan ke-25 Pemilihan Kepala Desa Padarek yang diselenggarakan secara serentak pada tanggal 28 November 2021 berlang...
PADAREK (MARKA),- Tahapan ke-25 Pemilihan Kepala Desa Padarek yang diselenggarakan secara serentak pada tanggal 28 November 2021 berlangsung pada hari Minggu (21/11/2021). Masing-masing calon menyampaikan visi dan misi untuk 6 tahun ke depan apabila terpilih mejadi Kades.
Calon Kades Nomor urut 1 Nana
Sukmana menitik beratkan pada terpenuhinya standar pelayanan kebutuhan dasar
masyarakat, diataranya IPAL, Rumah layak huni, Sertifikat gratis yang akan ada
sampai tahun 2025, pengadaan mobil siaga untuk kepentingan masyarakat, Failitas
bidang keagamaan, santunan kematian, masalah persampahan akan dibuat TPSS untuk dingkut ke TPSA,,
meningkatkan akses jalan yang belum diaspal.
Ia mengtakan, untuk bisa
membangun desa tidak hanya mengandalkan DD atau ADD tetapi juga bisa bisa
memanfaatkan sumber dana lain seperti Dana Aspirasi, seperti contoh pengaspalan
Jalan Cipariuk yang bisa menghabiskan dana sebesar 500 juta rupiah.
Calon Kades Komor 2 Muhammad Lebih
kepada standar pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan aturan, tdak
muluk-muluk yang terpenting sesuai realita di masyarakat. Selain itu terwujudna
kehidupan masyarakat yang aman, nyaman,
sehat, sejahtera serta dinamis.
Masalah program kerja yakni
tentang persampahan akan diupayakan Padarek memiliki TPSA sendiri dengan pengolahan
sampah baik dengan menggunakan mesin moderen maupun konvensional.
Pemerataan pembangunan melalui
musdus sampai ke tingkat musdes akan diakomodir, krena masyarakatlah yang lebih
tahu tentang kegunaan serta manfaat dari pemgangunan itu sendiri.
Peluang yang baik dengan
dibangunya jalan baru sebela timur desa, sangat memungkinkan untuk sektor pertanian,
perekonomian, perdagangan juga pluang untuk jadi desa wisata baik skala lokal
maupun nasional.
Sedangkan Calon Kades Nomor 3
Wawan Wahyudin dalam penyampain visi misi yang diri judul Menuju Padarek Bangkit.
Misinya adalah terciptanya Desa Padarek sebagai Desa Agrobisnis yang produktif,
kreatif, mandiri, berdaya saing unggul dalam bingkai religius berbasis sumber
daya serta kearifan lokal.
Dalam penyapaian misinya, Ia
membgi dalam 5 bagian yaitu meningkatkan kwalitas SDM menuju terciptabya
ekonomi kreatif dan masyarat yang religius, meningkatkan kenyamanan,
meningkatkan kwalitas layanan kesehatan masyarakat dan lingkungan, meningkatkan
hasil pertanian serta pengolahannya dan menciptakan aparatur desa yang
berkwalitas.
Adapun tujuannya adalah terciptanya
sistem ekonomi pedesaan dan meningkatkan keterampilan hidup, tercitanya
sarrpras pertanian dan umum, pemeliharaan jalan desa, meningkatnya fasilitas
layanan kesehatan, terwujudnya masyarakat ekonomi mandiri dan membangan sistem
tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel. (Dink S Arizona)