Kuningan, koranmarka.com - Kurang lebih sekitar 180 hari warga Ciasem Barat RT 6, 7, 8, Kelurahan Purwawinangun telah berjuang b...
Kuningan, koranmarka.com -
Kurang lebih sekitar 180 hari warga Ciasem Barat RT 6, 7, 8, Kelurahan Purwawinangun telah berjuang baik siang maupun malam demi lancarnya renovasi Masjid Al-Barokah. Setelah peresmian yang telah terselenggara hari Sabtu pekan lalu (21/10/23) yang sekaligus terlaksananya sunatan massal, para panitia pun sedikit bisa mengambil nafas jeda dsn beristirahat dari rutinitas kegiatan pembangunan masjid Al-Barokah tersebut.
“Alhamdulillah, sudah 95% pembangunan renovasi Masjid Al-Barokah terlaksana per tanggal 21 Oktober kemarin. Masjid sudah bisa digunakan beribadah dan beraktivitas. 5% akan kita lengkapi sedikit demi sedikit sembari mengambil napas dulu,” ujar Ade, ketua pelaksana peresmian Masjid Al-Barokah.
Ia mengungkapkan bahwa pekerjaan yang tersisa adalah membuat 4 menara, memperbaiki sound system, membeli karpet masjid, dan beberapa perintilan lainnya guna mendukung masjid lebih nyaman digunakan untuk warga.
Seperti yang Ade janjikan sebelumnya, ia dan tim inti PPM (Panitia Pembangunan Masjid) akan mengajak para panitia keseluruhan, khususnya ibu-ibu panitia RT 6, 7, 8 berpelesir dan botram (makan-makan). Hal ini dimaksudkan untuk memberikan apresiasi kepada mereka yang telah memberikan dukungan selama pembangunan masjid sejak 6 Mei 2023 yang lalu.
Dan pada hari Rabu (25/10/23) akhirnya Ade dan segenap panitia pun mengadakan pelesiran sekaligus botram di Saung Karuhun Desa Sakerta Timur. Sekitar 70 orang panitia hadir dalam acara tersebut.
“Acara ini murni sebagai penghargaan untuk para panitia, khususnya ibu-ibu yang ingin healing setelah berjibaku di dapur,” ujar Ade.
Salah satu panitia, Ibu Tati menyatakan bahwa ia bersyukur masjid Al-Barokah sudah selesai direnovasi dan ia sangat senang bisa terlibat aktif dalam proses pembangunan masjid tersebut.
“Ya senang banget bisa berpartisipasi dalam renovasi masjid ini. Semoga bisa jadi amal jariyah kita semua. Dan alhamdulillah hari ini juga jadi momen yang memberikan kebahagiaan bagi ibu-ibu yang biasanya tempat mainnya di dapur, sekarang setidaknya kita bisa healing bersama sekaligus pembubaran panitia,” kata Ibu Tati.
Seluruh panitia dijamu dengan makanan khas sunda dan juga ada saweran serta hiburan bagi para panitia. Momen yang menghangatkan, setelah berjibaku dalam renovasi mesjid, kali ini ibu-ibu pun bisa sumringah diajak pelesiran bersama ke Saung Karuhun. Semoga kebersamaan warga Ciasem Barat RT 6, 7, 8 bisa tetap terjaga dan masjid Al-Barokah bisa memberikan keberkahan bagi warganya. (Umal)