Kuningan, koranmarka.com - Hari ini, Minggu (15/10/23), masyarakat Ciasem Barat RT 6, 7, 8 bergotong royong membersihkan Langgar...
Kuningan, koranmarka.com -
Hari ini, Minggu (15/10/23), masyarakat Ciasem Barat RT 6, 7, 8 bergotong royong membersihkan Langgar Al-Barokah yang akan diresmikan pada pekan depan tanggal 21/10/23. Sebagian besar warga berbondonng-bondong hadir dalam kerja bakti membersihkan Langgar Al-Barokah yang nantinya akan diresmikan menjadi Masjid Al-Barokah. Mulai dari para bapak-bapak yang datang membawa seperangkat alat kebersihan, ibu-ibu yang juga datang dengan beberapa tentengan makanan, serta tak luput anak-anak meramaikan kerja bakti pagi ini.
Kerja bakti yang diselenggarakan tidak lain untuk menyiapkan Langgar Al-Barokah agar dapat digunakan beribadah bagi warga Ciasem Barat nantinya. Menurut Ade, ketua panitia peresmian Masjid Al-Barokah, tempat ibadah tersebut sudah dapat digunakan pada sore hari.
“Iya, nanti sore insyaa Allah musholla sudha bisa digunakan untuk sholat berjamaah. Karena menunggu karpet yang sedang dicuci terlebih dahulu. Semoga dengan berdirinya musholla —yang nantinya akan diresmikan menjadi masjid— bisa membuat warga Ciasem nyaman beribadah,” kata Ade.
Antusias para warga membersihkan musholla pun sangat tergambar dari ramainya partisipasi warga dalam kerja bakti. Menurut salah satu warga Ciasem, Teti, mengungkapkan bahwa ia sangat bersyukur musholla yang selama ini direnovasi sudah bisa kembali digunakan untuk aktivitas dakwah di lingkungan Ciasem Barat.
“Alhamdulillah setelah berbulan-bulan direnovasi, dengan banyak perjuangan dari semua pihak, akhirnya musholla sudah siap digunakan kembali. Bukan saja untuk shalat berjamaah tapi juga pengajian, dan aktivitas warga lainnya,” ucapnya sumringah.
Ketua RT 6, Jaja, ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih khususnya kepada para warga Ciasem Barat, para panitia pembangunan musholla, dan tak lupa kepada para donatur yang telah banyak membantu dalam proses pembangunan Langgar Al-Barokah.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam proses pembangunan Langgar Al-Barokah. Alhamdulillah, Allah telah memberikan kesempatan kepada kita untuk beribadah di tempat yang lebih nyaman dan insyaa Allah berkah,” kata Jaja.
Kemudian, kegiatan kerja bakti diakhiri dengan botram —makan bersama— dengan menu andalan, nasi tumpeng. Tentu semua itu berasal dari warga, oleh warga, dan untuk warga. Ketua panitia peresmian Masjid Al-Barokah, Ade, menyatakan di akhir kegiatan bahwa ia dan segenap tim akan mengundang para warga, khususnya para ibu-ibu yang telah membantu dalam memasok kebutuhan makanan sehari-hari selama pembangunan mesjid untuk hadir dalam jalan-jalan sebagai apresiasi dan penghargaan atas kerja kerasnya dari awal membangun sampai akhirnya selesai pada bulan Oktober ini. (Umal)