JAKARTA-Koranmarka.com Penjabat Bupati Kuningan Dr. Drs. H. R. Iip Hidajat, M.Pd., didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komuni...
JAKARTA-Koranmarka.com Penjabat Bupati Kuningan Dr. Drs. H. R. Iip Hidajat, M.Pd., didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kab. Kuningan Anwar Nasihin, S.Kom., M.Si dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Kuningan Deni Komara, S.IP., M.Si., mengunjungi Dapur Kompas.com, di Gedung Kompas Gramedia, Gedung Unit II Lt 5, Jl Palmerah Selatan No 20-28, Jakarta Pusat, Rabu (7/2/2024).
Kedatangan Pj Bupati Kuningan yang disambut jajaran manajemen Kompas.com ini, merupakan kunjungan balasan dari Pemkab Kuningan, karena sebelumnya pihak Kompas.com telah melakukan silaturahmi dan beraudiensi dengan Pj Bupati Kuningan dan sekaligus memenuhi undangan untuk mengisi Tapping Program “Nusa Raya”.
Dalam acara yang berdurasi 30 menit itu, Pj Bupati Kuningan selaku narasumber menghadirkan obrolan santai terkait potensi serta inovasi daerah. Bersama host Puti Aulia, Iip Hidajat menggambarkan keindahan alam serta potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Kuningan.
“Kabupaten Kuningan ini memiliki Gunung Ciremai, yang merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat, dan merupakan sumber kehidupan masyarakat Kabupaten Kuningan. Karena letaknya berada di kaki Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan ini memiliki keindahan alam dan potensi pariwisata yang sangat luar biasa, hampir disetiap sudutnya ada tempat wisata. Ada Waduk Darma, ada telaga yang airnya sangat bening dan kebiru-biruan yaitu Telaga Cicerem yang viral di mesia sosial, ada Cibulan yang ada ikan dewa nya, ada curug (air terjun), dan banyak lagi wisata-wisata alam lainnya dan semuanya indah-indah,” ungkapnya.
Selain itu, Pj Bupati Kuningan mengungkapkan, di Kabupaten Kuningan terdapat salah satu desa wisata, yakni Desa Wisata Cibuntu. Dimana Desa Wisata Cibuntu ini, sambungnya, telah dinobatkan pada tahun 2016 sebagai salah satu desa wisata terbaik di ASEAN dan terpilih sebagai desa wisata terbaik kedua dalam perhelatan Community Based Tourism (CBT) Kementerian Pariwisata Indonesia tahun 2017.
“Selain udaranya yang sejuk, di Desa Wisata Cibuntu ini juga terdapat wisata alam, air terjun, situs sejarah, dan ada sumber mata air yang PH nya 7 bisa langsung diminum,” ucapnya.
Selain potensi pariwisata, Iip mengungkapkan, Kabupaten Kuningan juga kaya akan hasil alam dan makanan khas/kuliner seperti, buah durian, buah kesemek, tape ketan, minuman jeruk nipis peras, gemblong/kicimpring, dan lain sebagainya.
“Bahkan ada satu makanan yang namanya “papais monyong”, itu terbuat dari beras ketan dan gula aren yang dibungkus menggunakan daun pisang dengan bentuk seperti piramida, itu rasanya enak sekali. Bahkan ada makanan seperti kerupuk yang terbuat dari singkong namanya “beca”, biasanya kalau becak kan ditunggangin ya, nah kalau sama orang Kuningan beca itu dimakan,” canda Iip.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Iip juga menyinggung salah satu event yang akan digelar Pemkab Kuningan di tahun 2024, yakni Festival Durian dan Festival Ciremai. Untuk pelaksanaan kedua event tersebut, dijelaskan Iip, akan digelar pada bulan Februari dan Juni mendatang.
“Selain potensi wisata yang begitu besar, ternyata Kabupaten Kuningan juga melimpah dengan buah durian yang rasanya sangat enak sekali. Untuk itu, pada tanggal 24 Februari 2024 mendatang, kami akan menggelar pertama kalinya event Festival Durian, dimana para wisatawan bisa menikmati durian lokal Kuningan dan fasilitas wisata lainnya. Selain itu, bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kabupaten Kuningan juga akan menggelar sebuah event bertajuk “Festival Ciremai” pada bulan Juni mendatang,” terangnya.
Selanjutnya, diakhir obrolan, Pj Bupati Kuningan berharap, dengan kekayaan alam dan potensi pariwisata yang dimiliki, bisa menjadi pendongkrak perekonomian yang akan bersampak pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kuningan. (Umal)