Koranmarka-com Abu Sa'id Al-Khudri radhiallahuʼanhu berkata: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ –ﷺ– يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَالأَضْحَى...
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ –ﷺ– يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَالأَضْحَى إِلَى الْمُصَلَّى
_“Rasulullah ﷺ biasa keluar pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha menuju tanah lapang.”_ (HR. Bukhari 956 dan Muslim 889)
*Amalan dan Adab pada Hari Raya Idul Adha:*
*1. Mandi sebelum berangkat sholat Idul Adha*
Ibnul Qayyim mengatakan, _“Terdapat riwayat yang shahih yang menceritakan bahwa Ibnu ‘Umar yang dikenal sangat mencontoh ajaran Nabi ﷺ biasa mandi pada hari ‘ied sebelum berangkat sholat.”_ (Zaadul Ma’ad fii Hadyi Khoiril ‘Ibad, 1/425)
*2. Berhias dan memakai pakaian terbaik*
_“Nabi ﷺ memiliki jubah khusus yang beliau gunakan untuk Idul Fitri dan Idul Adha, juga untuk digunakan pada hari Jumat.”_ (HR. Ibnu Khuzaimah dalam kitab shahihnya, 1765)
*3. Dianjurkan tidak makan sebelum sholat Idul Adha*
Dari Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya, ia berkata: _“Rasulullah ﷺ biasa berangkat sholat ‘ied pada hari Idul Fitri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari sholat ‘ied baru beliau menyantap hasil qurbannya.”_ (HR. Ahmad 5: 352, Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan hadits ini hasan
*4. Bertakbir dari rumah menuju tempat sholat*
Takbir yang diucapkan sebagaimana dikeluarkan oleh Sa’id bin Manshur dan Ibnu Abi Syaibah, bahwasanya Ibnu Mas’ud bertakbir:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ
_Allahu Akbar 3x, laa ilaaha illallah Wallahu Akbar, Allahu Akbar walillahil hamd._
*5. Mengambil jalan pulang dan pergi yang berbeda*
Dari Jabir radhiallahu‘anhu, ia berkata bahwa: _“Nabi ﷺ ketika berada di hari ‘Ied (ingin pergi ke tempat sholat), beliau membedakan jalan antara pergi dan pulang.”_ (HR. Bukhari 986)
*6. Mengikuti sholat Idul Fitri (termasuk khutbahnya)*
Dari Ibnu Abbas radhiallahu‘anhu beliau berkata: _“Aku ikut melaksanakan sholat ‘Ied bersama Rasulullah, Abu Bakar dan Umar, mereka mengerjakan sholat ‘Ied sebelum khutbah.”_ (HR. Bukhari dan Muslim)
*7. Saling mengucapkan tahniah (selamat dalam bentuk doa)*
Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah ﷺ berjumpa dengan hari ‘Ied (Idul Fitri atau Idul Adha), satu sama lain saling mengucapkan,
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ
_“Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian.”_ Ibnu Hajar mengatakan sanad hadits ini hasan. (Fathul Bari 2: 446)
*8. Menyembelih hewan qurban setelah sholat Idul Adha sampai hari Tasyrik*
Dari Jundab, ia menyaksikan Nabi ﷺ lalu beliau berkhutbah dan bersabda: _“Barangsiapa yang menyembelih sebelum sholat ‘ied, hendaklah ia mengulanginya. Dan yang belum menyembelih, hendaklah ia menyembelih dengan menyebut ‘bismillah’.”_ (HR. Bukhari 7400 dan Muslim 1960)
*Semoga bermanfaat dan silakan disebarkan.*
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
_“Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya (umal)