Majalengka- koranmarka.com - Ketersediaan pupuk bersubsidi senantiasa menjadi masalah bagi petani setiap kali masuk musim tanam....
Majalengka- koranmarka.com -
Ketersediaan pupuk bersubsidi senantiasa menjadi masalah bagi petani setiap kali masuk musim tanam. Tidak sedikit petani, khususnya penggarap, yang mengeluhkan terbatasnya ketersediaan pupuk subsidi.
Untuk memperkuat sektor pertanian dan kesejahteraan petani, khususnya terkait ketersediaan pupuk di Kab. Majalengka, Calon Bupati-Calon Wakil Bupati Kab. Majalengka, H. Eman Suherman-Dena Muhamad Ramdhan (HADE), meggulirkan program pupuk murah.
Program pupuk pertanian ini menyasar masyarakat desa dan kelurahan Majalengka, khususnya yang saat ini direncanakan di Kertajati. Penambahan kuota pupuk subsidi juga telah diajukan jika HADE terpilih sebagai bupati Majalengka periode 2024-2029.
Program ekspansi pupuk subsidi tersebut bertujuan untuk memastikan petani mendapatkan pupuk dengan harga yang terjangkau, meningkatkan produktivitas petani, dan memperkuat ekonomi daerah Majalengka.
Dalam safari politiknya, Hari Selasa 3/9/2024, H. Eman menyampaikan bahwa ia dan timnya telah mengajukan penambahan kuota pupuk subsidi untuk Majalengka.
“Menurut survei tim kami, masalah pupuk ini menjadi concern petani dan menjadi hal yang penting dalam keberhasilan pertanian. Harga pupuk, ketersediaan pupuk ini yang menjadi kendala sehingga hasil pertanian kurang optimal”, ujar H. Eman.
Oleh karenanya, program pupuk murah dan ekspansi pupuk subsidi di wilayah Majalengka menjadi salah satu solusi konkrit atas permasalahan ketersediaan pupuk di Majalengka. (Tiens)