Majalengka &Koranmarka.com salah satu oknum pengurus pondok pesantren ( ponpes) di wilayah desa cikoneng kecamatan sukahaj...
Majalengka &Koranmarka.com salah satu oknum pengurus pondok pesantren ( ponpes) di wilayah desa cikoneng kecamatan sukahaji kabupaten majalengka provinsi jawa barat saat ini sedang menjadi perbincangan hangat di setiap sudut warung kopi . Pasal nya salah satu pengurus pondok pesantren ( PONPES) di duga melakukan praktek gratifikasi dengan nilai puluhan juta rupiah setelah belum lama ini mendapat kan kucuran dana bantuan dari pemerintah provinsi ( banprov) senilai 100 juta ( seratus juta rupiah ) untuk sarana prasarana pembangunan rehab gedung pondok pesantren nya yang ada di wilayah desa cikoneng kecamatan sukahaji kabupaten majalengka jawa barat
Sangat di sayangkan setelah pencairan anggaran dana tersebut diduga di potong oleh pengurus pondok pesantren nya sendiri senial 25 juta ( dua puluh lima juta) rupiah untuk di kasihkan kepada salah satu pengurus di bagian operator yang berinisial IBL asal lewimunding kecamatan lewimunding kabupaten majalengka jawa barat belum lama ini untuk bentuk sebagai imbalan memulus kan anggaran sampai cair , dan sebelum nya konon katanya ponpes tersebut di tahun 2023 pun mendapat kan kucuran dana bantuan dengan nilai kurang lebih 150 juta tapi setelah di cair kan pengurus pondok pesantren tersebut justru memotong lagi senilai 50 juta ( lima puluh juta rupiah) untuk mengasih lagi sebagai imbalan pada orang kepercayaan nya di program tersebut yang telah membantu sampai batuan tersebut cair
Menurut keterangan dari berbagai sumber yang namanya minta untuk di rahasiah kan mengatakan, itu betul adanya dulu dapat bantuan di tahun 2023 nilai nya 150 juta, betul waktu itu di potong 50 juta untuk imbalan kepada seseorang yang telah membantu program bnatuan nya cair, sekarang juga pengajuan bantuan di tahun 2024 ponpes itu yang punya inisila IDD dapat lagi 100 juta itu untuk program bantuan pembangunan gedung pesantren nya pencairan nya hari jumat 3/01/2925 belum lama eh dia potong lagi 25 juta untuk ke salah satu operator nya yang ada di lewimunding nama nya inidial IBL. Itu anggaran bantuan nya yang sekarang dari banprov propinsi
Kalo pengajuan nya itu dari program SIPD ( sistem informasi pembangunan daerah) tahun di ajukan nya 2024 dan baru cair kemarin di hari jumat 3 /01/2025
Tapi kalo kegiatan pembangunan nya sekarang sedang di laksanakan baru beberapa hari saja tandas sumber sabtu 04/01/2025
wartawan media ini ahir nya menyambangi ke tempat lokasi kegiatan ponpes tersebut untuk pengambilan dokumentasi gambar nampak di lokasi kegiatan tersebut tidak ada satu pun papan proyek kegiatan maupun papan proyek nama ponpes, saat di konfirmasi idad selaku pengguna anggaran bahwa terkait adanya dugaan gratifikasi betul ada nya selasa 07/01/2025
Team