kuningan - Koranmarka.com. 11 hari menjelang pelantikan kepala daerah termasuk Bupati dan Wakil Bupati Kuningan 2025 - 2030, t...
kuningan - Koranmarka.com. 11 hari menjelang pelantikan kepala daerah termasuk Bupati dan Wakil Bupati Kuningan 2025 - 2030, tentu telah dipersiapkan segalanya.
Dian Rachmat Yanuar, Bupati Kuningan terpilih 2025 - 2030 membagikan persiapannya jelang pelantikan.
"Semoga tidak berubah dan kepastian agenda pelantikan kepala daerah serentak ini akan berlangsung di Jakarta. Untuk persiapan telah di lalui dengan melakukan general cek kesehatan, seragam pelantikan dan segalanya," kata Dian Rachmat Yanuar
kepada kampas ( 090225)
Usai mengikuti pelantikan sebagai kepala daerah, Bupati Kuningan terpilih mengungkap bahwa ada agenda wajib bagi kepala daerah mengikuti pendidikan dan latihan di luar daerah.
"Informasinya, setelah dilantik itu ada agenda pendidikan di Magelang. Dan peserta itu semua kepala daerah dan bersifat wajib mengikutinya," katanya.
Menyinggung soal penolakan fasilitas kendaraan dinas sebagai angkutan kerja melayani masyarakat. "Oh, untuk penolakan mobil dinas itu bukan bentuk pencitraan ya, tentu hal itu memiliki alasan kuat untuk melakukan penolakan pemberian fasilitas kendaraan dinas. Diantaranya soal anggaran pemerintah Kuningan yang sangat minus," kepada kampas
Sebab hal itu, Bupati terpilih mengungkap banyak hal yang harus diperjuangkan. Terutama mereka sebagai pelayan yang bertugas di pemerintahan.
"Prioritas pemerintah dalam memperjuangkan kepada para pelayan ASN. Kita akan menunaikan kewajiban dalam mengeluarkan TPP," katanya.
Mengenai kebijakan lain, Dian mengaku sangat prihatin dengan kondisi keuangan daerah Kuningan
Alternatif atau salah satu solusi, kami melarang para pejabat untuk melakukan rapat luar daerah, dan menekan tidak melakukan liburan ke luar daerah. Selain karena kondisi keuangan prihatin, di Kuningan juga banyak tempat bagus untuk dijadikan kegiatan pemerintah dan sekaligus mempromosikan wisatanya," katanya.
( H. Baretto)