Indonesia dan Krisis Selat Hormuz: Saatnya Politik Luar Negeri Bebas-Aktif Ditegaskan Oleh: Aceng Syamsul Hadie (ASH)

Koranmarka.com Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengajak ne...

Koranmarka.com
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengajak negara-negara sekutunya—terutama anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO)—untuk mengerahkan kapal perang ke Selat Hormuz. Langkah ini diklaim sebagai upaya menjaga keamanan jalur pelayaran internasional yang sangat vital bagi distribusi energi dunia. Namun bagi Indonesia, situasi ini harus dibaca lebih dalam sebagai dinamika geopolitik yang berpotensi menimbulkan dampak besar terhadap stabilitas global.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi paling strategis di dunia. Sekitar seperlima pasokan minyak global melewati kawasan ini setiap hari. Setiap ketegangan di wilayah tersebut hampir selalu berdampak langsung pada harga energi, stabilitas perdagangan internasional, dan pertumbuhan ekonomi dunia. Bagi negara berkembang seperti Indonesia, gejolak tersebut dapat berimbas pada inflasi energi, ketidakstabilan pasar, serta tekanan terhadap perekonomian nasional.

Namun persoalan yang lebih penting bukan sekadar ekonomi. Pengerahan armada militer dalam jumlah besar di kawasan yang sudah sangat sensitif secara politik justru berpotensi memperbesar risiko konfrontasi terbuka dengan Iran. Dalam perspektif geopolitik, kehadiran kekuatan militer Barat di Selat Hormuz dapat dipersepsikan sebagai ancaman strategis oleh Teheran. Ketika persepsi ancaman meningkat, maka potensi eskalasi konflik juga meningkat secara signifikan.

Dalam konteks inilah Indonesia perlu memposisikan diri secara bijak. Sebagai negara yang sejak awal menganut prinsip politik luar negeri bebas-aktif, Indonesia tidak boleh terjebak dalam logika blok kekuatan global. Prinsip bebas-aktif yang diwariskan oleh para pendiri bangsa menegaskan bahwa Indonesia tidak berpihak pada kekuatan tertentu, tetapi aktif mendorong terciptanya perdamaian dunia.

Pendekatan ini menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya rivalitas global antara kekuatan Barat dan kekuatan Eurasia seperti China dan Russia. Konflik di Timur Tengah hari ini tidak lagi berdiri sendiri sebagai konflik regional. Ia telah menjadi bagian dari konfigurasi geopolitik global yang melibatkan kepentingan berbagai kekuatan besar dunia. Jika konflik tersebut berkembang menjadi konfrontasi yang lebih luas, dampaknya akan terasa di hampir seluruh kawasan dunia, termasuk Asia Tenggara.

Indonesia memiliki posisi moral dan diplomatik yang cukup strategis untuk mendorong pendekatan yang lebih konstruktif. Melalui forum internasional seperti United Nations maupun berbagai forum multilateral lainnya, Indonesia dapat mendorong upaya de-eskalasi serta dialog diplomatik antara pihak-pihak yang bertikai. Diplomasi preventif jauh lebih efektif dibandingkan pengerahan kekuatan militer yang justru dapat memperbesar konflik.

Selain itu, Indonesia juga perlu memperkuat ketahanan nasional dalam menghadapi kemungkinan dampak geopolitik dari krisis global. Ketergantungan terhadap energi impor, stabilitas rantai pasok, serta keamanan perdagangan maritim harus menjadi perhatian serius pemerintah.

Pada akhirnya, krisis Selat Hormuz menjadi pengingat bahwa dunia sedang memasuki fase geopolitik yang semakin kompleks dan tidak stabil. Dalam situasi seperti ini, Indonesia harus tetap teguh pada prinsip dasarnya: tidak menjadi bagian dari konflik kekuatan besar, tetapi aktif berperan sebagai kekuatan moral yang mendorong perdamaian dan stabilitas global.

Di tengah dunia yang semakin terpolarisasi, politik luar negeri bebas-aktif bukan sekadar slogan sejarah. Ia adalah kompas strategis yang harus terus dijaga agar Indonesia tetap berdiri tegak sebagai bangsa yang berdaulat dan independen dalam menentukan sikap di panggung internasional.[]*

*) Penulis, 
Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM. 
Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional)

Kontributor

Nama

.pemerintaha,5,.pemerintahan,81,234 SC,9,AFF 2018,4,Amin Santono,4,Aneka,117,Asean Games,1,Bara Nusantara,1,Bisnis,1,BNN,1,Bunda paud,1,Cirebon,5,Dana Desa,1,Demo,2,Desa Dukuhlor,1,desa pajambon,1,DPRD kuningan,3,Ekonomi,20,Fatwa,1,Gebyar 10001 Merah Putih,1,H Ujang Kosasih,1,Habib Rizieq,1,Haji,1,Hari Jadi Kuningan 520,2,Hari Pangan,1,Hot News,22,Hri Jadi Kuningan 520,1,Hukum,23,HUT PGRI,1,IPB,1,Jawa Barat,1,Jepang,1,Jokowi,3,Jurnalis,1,Kekerasan,3,KEMENAG KUNINGAN,1,Kesehatan,11,Ketua DPC PKB Kuningan,1,Korupsi,6,KPK,4,KPU,1,Kuningan,102,Kuningan Bercahaya,1,Ma'ruf Amin,1,MI PUI KUNINGAN,1,MR,1,MUI,1,Narkoba,2,Nasional,12,ODOJ,1,Olahraga,10,PAN,1,Partai Demokrat,2,Pekan Raya Kuningan,1,peme,1,Pemerintah,1,Pemerintaha,12,Pemerintahan,274,Pemilu 2019,4,Pendidikan,43,Pertanian,1,PKS,2,PMERINTAHAN,1,Politik,36,Politik Uang,1,PPP,1,Prabowo,1,PWI Kuningan,1,Rekor Dunia,1,Religi,1,Romahurmuziy,1,Saptonan,1,Skandal,1,smpn 1 kuningan,1,Smpn 6 Kuningan,1,Sosial Budaya,16,Stunting,1,Tasikmalaya,1,Timnas U-16,1,Tommy Soeharto,1,Vaksin,1,Wisata,1,Yosa Octora Santono,1,
ltr
item
Koran Marka: Indonesia dan Krisis Selat Hormuz: Saatnya Politik Luar Negeri Bebas-Aktif Ditegaskan Oleh: Aceng Syamsul Hadie (ASH)
Indonesia dan Krisis Selat Hormuz: Saatnya Politik Luar Negeri Bebas-Aktif Ditegaskan Oleh: Aceng Syamsul Hadie (ASH)
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjU9IcNRK-fv6MjDioCoRyI3jJm9-o73vnaDnJeegWhNTvu8-PLdi3YQhUp_RoRXDa858wnj6dUKMhxa6QWHDbgWWcg-6sVv-nIogIIf8cQcQIILO5Z9sJT6z2yKZK7OXL0MffezzZNEnBAdZLZFEhOtiXIdQLrD6SgimjAWSh0DDZMZL46HblxKnbOhdE
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjU9IcNRK-fv6MjDioCoRyI3jJm9-o73vnaDnJeegWhNTvu8-PLdi3YQhUp_RoRXDa858wnj6dUKMhxa6QWHDbgWWcg-6sVv-nIogIIf8cQcQIILO5Z9sJT6z2yKZK7OXL0MffezzZNEnBAdZLZFEhOtiXIdQLrD6SgimjAWSh0DDZMZL46HblxKnbOhdE=s72-c
Koran Marka
http://www.koranmarka.com/2026/03/indonesia-dan-krisis-selat-hormuz.html
http://www.koranmarka.com/
http://www.koranmarka.com/
http://www.koranmarka.com/2026/03/indonesia-dan-krisis-selat-hormuz.html
true
7649270645801447767
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy