Miskin Profesionalisme, Aparat Polrestabes Bandung Akibatkan Warga Negara Jadi Miskin*

Bandung – Koranmarka.com           Apa yang terjadi ketika seorang warga negara mengorbankan segalanya untuk membiayai gugatan h...



Bandung – Koranmarka.com           Apa yang terjadi ketika seorang warga negara mengorbankan segalanya untuk membiayai gugatan hukum senilai jutaan rupiah untuk seorang teman, hanya untuk kemudian ditinggalkan oleh sistem peradilan dan orang yang dibantunya? Seorang sahabat telah menjual kendaraan keluarganya, menutup bisnisnya, dan menjerumuskan keluarganya ke dalam kesulitan keuangan akut, karena ingin membantu temannya yang kemudian ingkar janji.

Inilah kenyataan pahit yang dihadapi oleh Budi (nama samaran), seorang warga Bandung, Jawa Barat, yang saat ini mendapati dirinya terjebak dalam siklus birokrasi kepolisian yang menyiksa. Budi mengalami nasib buruk, merugi Rp 700 juta akibat ditipu oleh mantan rekannya, H. Muslim Jafar.

Meskipun kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke polisi lebih dari dua tahun lalu, namun hingga kini dugaan pidana penipuan tidak jelas ujungnya. Laporan Polisi dengan nomor registrasi STB/402/X/2023/JBR/POLRESTABES, seakan hanya sekadar sebuah informasi angin lalu bagi aparat. Penyidik di Polrestabes Bandung berulang kali mengulur waktu, tidak bisa menyelesaikan kasus yang terang-benderang, lengkap alat bukti penipuan dan saksinya.

Kronologi kasus dimulai ketika H. Muslim Jafar, yang kekurangan dana untuk mengajukan gugatan pembagian harta pasca perceraian terhadap mantan istrinya, meminta bantuan Budi untuk memberikan dana dengan janji mengembalikan pinjaman ditambah success fee jika berhasil memenangkan perkaranya. Keduanya kemudian membuat perjanjian kontrak (perdata) yang mengikat.

Budi akan sepenuhnya membiayai biaya hukum, uang muka pengacara, biaya operasional, dan bahkan biaya hidup sehari-hari Jafar. Sebagai imbalannya, Jafar secara hukum berjanji untuk mengganti semua biaya yang telah dikeluarkan dan menyerahkan komisi 30% dari harta yang nantinya diberikan pengadilan.

Budi memenuhi bagiannya dalam kesepakatan tersebut dengan sempurna. Ia menghabiskan ratusan juta rupiah untuk pertempuran hukum tersebut, memaksa bisnisnya sendiri untuk tutup dan anak-anaknya putus sekolah karena kekurangan dana. Beruntung, investasi ratusan juta itu membuahkan hasil besar ketika Pengadilan Agama Bandung memutuskan untuk memenangkan Jafar, menghasilkan pembayaran lelang negara sebesar Rp 1.308.000.000 langsung kepada Jafar.

Namun, begitu uang tersebut berada di tangan Jafar, sikapnya berubah dari rasa terima kasih menjadi menghindar. Jafar menolak membayar Budi satu rupiah pun dan mengatakan bahwa seluruh uangnya telah ditransfer ke dan disimpan oleh putri keduanya, Vivi Fitriani. Karena janji tertulis untuk melunasi hutang paling lambat tanggal 17 April 2023 diabaikan, Budi akhirnya melaporkan H. Muslim Jafar ke polisi.

Selama lebih dari dua tahun, penyelidikan tidak membuahkan hasil. Penyidik Ronal dan Kepala Unit Mulyadi berulang kali mengabaikan penyelesaian laporan Budi dengan berbagai alasan mengada-ada, mulai dari "sibuk dengan logistik pemilihan presiden" hingga "pencarian saksi ahli".

Kinerja Kepolisian di Polrestabes Bandung ini menimbulkan pertanyaan serius tentang kompetensi penegak hukum setempat. Ketika kontrak tertulis yang eksplisit didukung oleh transfer bank yang terverifikasi diabaikan (niat jahat), kesaksian saksi mata dari para pemimpin masyarakat setempat, dan catatan lelang yang disahkan pengadilan, keahlian apa lagi yang dibutuhkan untuk memastikan bahwa suatu kejahatan telah terjadi?

Menanggapi kegagalan sistemik ini, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, mengeluarkan kritik pedas terhadap penanganan kasus tersebut. Menurutnya, fenomena di Polrestabes Bandung itu adalah contoh nyata ketidakprofesionalan dan kebiasaan buruk polisi yang mengikis kepercayaan publik. Hukum seharusnya melindungi korban, bukan melindungi pelanggar kontrak dan penipu di balik tembok kelambanan birokrasi.

“Ketika penyidik mengklaim mereka 'masih mencari ahli hukum' untuk memproses kasus itikad buruk dan janji yang dilanggar yang sebenarnya sederhana, mereka menghina kecerdasan publik. Jika polisi yang dilatih dan dibayar oleh negara untuk memahami hukum tidak dapat mengidentifikasi unsur-unsur kriminal yang jelas yang didukung oleh bukti yang tak terbantahkan, lalu apa sebenarnya fungsi mereka?” ujar alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini dari Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2026.

PPWI, lanjut Wilson Lalengke, tidak akan tinggal diam. PPWI akan menggerakan seluruh jaringan media yang ada untuk menyoroti mandeknya kasus ini sampai Polda Jabar atau Bareskrim Mabes Polri turun tangan untuk membersihkan dan memberikan keadilan yang pantas diterima korban kejahatan H, Muslim Jafar bersama anaknya Vivi Fitriani.

Kasus ini bukan sekadar sengketa bisnis. Kasus ingkar janji yang disengaja dan didasari niat jahat itu menyentuh etika fundamental kerja sama manusia dan tanggung jawab negara. Filsuf Yunani kuno Aristoteles (384-322 SM), dalam Etika Nikomakea-nya, berpendapat bahwa keadilan adalah pelestarian absolut proporsionalitas dan keadilan dalam transaksi manusia. Ketika satu pihak mengambil semua keuntungan sementara memaksa pihak lain untuk menanggung semua beban, keseimbangan moral masyarakat hancur.

Lebih lanjut, negarawan Romawi Cicero (106-43 SM) mengajarkan "Magistratum legem esse loquentem, legem autem mutum magistratum" (Hakim adalah hukum yang berbicara, dan hukum adalah hakim yang diam). Dalam kasus Budi, hukum telah sepenuhnya dibungkam oleh keheningan dan ketidakaktifan Polrestabes Bandung. Dengan menunda keadilan, pihak berwenang secara efektif melegitimasi tindakan pelaku kesalahan, menggemakan pepatah hukum abadi: Keadilan yang tertunda adalah keadilan yang tidak adil dan harus ditolak.

Wilson Lalengke menegaskan bahwa kita tidak boleh membiarkan kelalaian institusional aparat hukum menghancurkan kehidupan warga secara diam-diam. Budi telah menunggu sejak 2023; dia seharusnya tidak perlu menunggu sehari pun lebih lama lagi. (TIM/Red)

Kontributor

Nama

.pemerintaha,5,.pemerintahan,81,234 SC,9,AFF 2018,4,Amin Santono,4,Aneka,117,Asean Games,1,Bara Nusantara,1,Bisnis,1,BNN,1,Bunda paud,1,Cirebon,5,Dana Desa,1,Demo,2,Desa Dukuhlor,1,desa pajambon,1,DPRD kuningan,3,Ekonomi,20,Fatwa,1,Gebyar 10001 Merah Putih,1,H Ujang Kosasih,1,Habib Rizieq,1,Haji,1,Hari Jadi Kuningan 520,2,Hari Pangan,1,Hot News,22,Hri Jadi Kuningan 520,1,Hukum,23,HUT PGRI,1,IPB,1,Jawa Barat,1,Jepang,1,Jokowi,3,Jurnalis,1,Kekerasan,3,KEMENAG KUNINGAN,1,Kesehatan,11,Ketua DPC PKB Kuningan,1,Korupsi,6,KPK,4,KPU,1,Kuningan,102,Kuningan Bercahaya,1,Ma'ruf Amin,1,MI PUI KUNINGAN,1,MR,1,MUI,1,Narkoba,2,Nasional,12,ODOJ,1,Olahraga,10,PAN,1,Partai Demokrat,2,Pekan Raya Kuningan,1,peme,1,Pemerintah,1,Pemerintaha,12,Pemerintahan,274,Pemilu 2019,4,Pendidikan,43,Pertanian,1,PKS,2,PMERINTAHAN,1,Politik,36,Politik Uang,1,PPP,1,Prabowo,1,PWI Kuningan,1,Rekor Dunia,1,Religi,1,Romahurmuziy,1,Saptonan,1,Skandal,1,smpn 1 kuningan,1,Smpn 6 Kuningan,1,Sosial Budaya,16,Stunting,1,Tasikmalaya,1,Timnas U-16,1,Tommy Soeharto,1,Vaksin,1,Wisata,1,Yosa Octora Santono,1,
ltr
item
Koran Marka: Miskin Profesionalisme, Aparat Polrestabes Bandung Akibatkan Warga Negara Jadi Miskin*
Miskin Profesionalisme, Aparat Polrestabes Bandung Akibatkan Warga Negara Jadi Miskin*
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhrvxI5PPp7J2w_2ST0RIguwry_IGhFvqSsj7Wa9vh-M8iUCM969a0lTuzlmwzMIJ2wpnZsCiyQHLXSgyc3GqykYYjiu_S4_AFop1NJeGTLNS827uGyZLUM4g4fuDAlW02lwiRncIAnHpsuYKpkp8N9jxaialffhvM3ODMThIMeJ1X4yleTU8NcAP6iq0U
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhrvxI5PPp7J2w_2ST0RIguwry_IGhFvqSsj7Wa9vh-M8iUCM969a0lTuzlmwzMIJ2wpnZsCiyQHLXSgyc3GqykYYjiu_S4_AFop1NJeGTLNS827uGyZLUM4g4fuDAlW02lwiRncIAnHpsuYKpkp8N9jxaialffhvM3ODMThIMeJ1X4yleTU8NcAP6iq0U=s72-c
Koran Marka
http://www.koranmarka.com/2026/06/miskin-profesionalisme-aparat.html
http://www.koranmarka.com/
http://www.koranmarka.com/
http://www.koranmarka.com/2026/06/miskin-profesionalisme-aparat.html
true
7649270645801447767
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy